Berita

Cleaning Service RS Rujukan Covid-19 Juga Bekerja Bertaruh Nyawa!
  • 03 Jun 2020
  • Admin

Selama ini, khalayak banyak membicarakan perjuangan tim medis, mulai dari dokter dan perawat yang merawat pasien positif Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia.

Padahal ada satu profesi vital lainnya yang sangat penting dalam menjaga ruang isolasi supaya tetap bersih. Profesi itu adalah cleaning service (CS) yang luput dari pemberitaan.

Padahal cleaning service salah satu profesi di rumah sakit yang juga rentan terjangkit virus corona.

Beredar viral di media sosial ada sosok bibi CS di RS Sultan Imanuddin (SI) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berjaga 24 jam di ruang isolasi pasien positif Covid-19 untuk membersihkan setiap ruangan pasien bergantian dua orang.

 

Direktur RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr Fachruddin mengatakan, berbagai risiko pekerjaan cleaning service yang rela jam kerjanya ditambah untuk melakukan tugasnya.

Ia mengutarakan, bahwa RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menugaskan dua petugas cleaning service yang ditempatkan di ruang isolasi.

Kondisi ini merupakan dampak dari keterbatasan alat pelindung diri (APD) yang tersedia di RS SI.

"Mungkin jarang terucap tapi kontribusi mereka [cleaning service] juga sangat besar dan patut diapresiasi. CS yang bertugas bergantian untuk membersihkan ruang pasien ada dua,” kata dr Fachruddin, Jumat (18/4/2020).

Dalam sehari, cleaning service yang bertugas di ruang isolasi bisa bekerja dari pukul 06.00 WIB hingga malam secara bergantian. “Nama CS nya bibi Farida dan Syahmani. Kerja shift pagi sampai siang dan bergantian shift sore sampai malam. Karena ruang isolasi di RS ada satu di lantai 1 dan dan lantai 2,” jelasnya.

Menurut dia, di tengah mewabahnya penyakit COVID-19, tenaga cleaning service di RS tentu tetap bekerja seperti biasa.

Mereka membersihkan dan mengepel lantai, menyiapkan makanan dan membersihkan sisa makanan bekas pasien serta membuang sampah medis dan pekerjaan lainnya.

"Kita ikut prihatin jika kondisinya seperti itu, tapi juga kita apresiasi sebesar-besarnya. Kelebihan jam dihitung dan dicatat saja, nanti kalau memang anggaran memungkinkan, perlu diperhatikan juga. Masukkan ke dalam anggaran yang diajukan, kan juga masuk akal," ucapnya.

 

https://www.okezone.com/tren/read/2020/04/17/620/2200808/cleaning-service-rs-rujukan-covid-19-juga-bekerja-bertaruh-nyawa

Bagikan di: